Cebol Melawan Stigma
CEBOL MELAWAN
STIGMA
Dwarfisme
atau gejala cebol adalah kelainan genetik yang dialami sesorang yeng
menyebabkan pertumbuhan tinggi bada seseorang jadi terhambat. Stigma pada
manusia cebol umumnya selalu negatif. Manusia cebol dianggap sebagai orang yang
tidak memiliki masa depan dan sering menjadi bahan buli dari teman-temanya. Pilihan
profesi orang cebol tidak banyak, yang paling umumnya adalah profesi penghibur.
Kelompok sirkus merekrut mereka sebagai salah timnya untuk menghibur penonton.
Ganesh
Baraiya dilahirkan dari petani miskin di India. Saat dilahirkan Ganesh Baraiya normal
tetapi pada usia 4 tahun orang tuanya menyadari bahwa ada kelainan pada anaknya
karena kepalanya membesar sedangkan tubuhnya tidak. Kemudian orang tuanya
membawa ke dokter tetapi tidak ditemukan penyakit.
Semakin hari
orang tuanya menyadari jika anaknya mengalami Dwarfisme atau gejala cebol. Sehingga
pertumbuhan tubuh Ganesh terhambat dan kepala semkin membesar. Ibu Ganesh sampai
membuat helm khusus dari panci untuk menghambat kepalanya yang semakin
membesar.
Meski
demikian bapa Ganesh, Vitthal Baraiya, memiliki optimisme jika anaknya akan
jadi “orang” selama di dukung dengan motivasi dan pendidikan. Tinggi badan
Ganesh hanya mendekati 1 meter.
Saat Ganesh
jelang dewasa ada kelompok sirkus menawarkan kepada Vitthal uang sejumlah
500.000 rupee (sekitaran 100 juta). Jumlah uang yang menggiurkan bagi seorang
petani miskin dengan tujuh orang anak. Tapi tawaran itu ditolak mentah-mentah.
Vitthal lebih memilih menyekolahkan anaknya meski harus dengan susah payah.
Meski SD
terdekat berjarak 5 kilometer dari desa Ganesh, tidak membuat Vitthal menyerah.
Dia harus menggendong anaknya dibahunya tampak seperti orang menggedong boneka.
Banyak orang memandang rendah pada mereka. Selama masa sekolah Ganesh sering
dibuli oleh teman sekolahnya meski demikian banyak temanya selalu memotivasi
dan dorongan dari orang tuanya membuat Ganesh bersemangat belajar sehingga
nilai-nalai akademisnya selalu baik.
Setelah lulus
SMA Ganesh mendaftarkan diri pada sekolah kedokteran, meski dia lolos tes
akademik tetapi ditolak Dewan Medis India dengan alasan dia pasti tidak akan
mampu melakukan pekerjaan sebagai dokter karena tubuhnya pendek. Tetapi bapaknya
Ganesh tidak putus asa. Vitthal didukung oleh Ketua Sekolah Medis dimana Ganesh
menempuh pendidikan. Mereka kemudian menghubungi Bupati yang sekaligus pejabat
mentri. Mereka mengajukan banding terhadap keputusan Dewan Medis India. Banding
mereka diterima oleh Mahkamah Agung India dan Ganesh bisa melanjutkan
pendidikan.
Ganesh saat
ini berusia 25 tahun dan telah menyelesaikan pendidikan dokternya dan
berpraktek sebagai dokter di rumah sakit milik sekolahnya. Ada beberapa pihak
mengajukan Ganesh sebagai dokter terpendek didunia kepada Guinnes Book Record.

Komentar
Posting Komentar